Kenalan sama Bani Nasution, Finalis Juree ID 2019 Lewat ‘Along The One Way’!

 

Film ‘Along The One Way’ (Sepanjang Jalan Satu Arah) meraih nominasi Piala Citra untuk Film Dokumenter Terbaik 2017

Bani Nasution

Bani Nasution merupakan lulusan Fakultas Film dan Televisi ISI Surakarta. Pemuda kelahiran 31 Maret 1989 telah membuat beberapa film pendek fiksi, namun semenjak lulus kini mantap berkecimpung di dokumenter. ‘Along The One Way’ merupakan film dokumenter pertamanya dan berhasil mendapatkan special mention dari juri di Sea Short Film Festival Kuala Lumpur 2017, Minikino FIlm Week 2017 Bali, dan Festival Kecil Surabaya 2017.

Apa yang membuatmu memutuskan untuk menjadi sutradara?

Bani: Saya merasa kurang puas dan kurang merasa terwakili oleh film-film Indonesia baik yang pendek maupun yang panjang. Oleh karena itu saya pun membuat film dari sudut pandang sendiri. Ketika beberapa film saya buat dan diputar di depan teman-teman dan festival, ternyata banyak yang suka. Mulai dari situ, saya rajin bikin film dan menyutradarai film saya sendiri setiap tahun sekali. Terhitung sejak tahun 2011 sampai sekarang.

“Ketidakpuasan itu yang menuntun saya untuk membuat film dari perspektif saya sendiri.”

Apa inspirasi di balik film ‘Along The One Way’?

Along The One Way-ss5 krk

Bani: Inspirasi film saya biasanya datang dari perasaan yang bertahan lama dan kemudian saya tertarik untuk menganalisanya. Di film Sepanjang Jalan Satu Arah, saya terinspirasi dengan rasa marah ketika saya tidak setuju persoalan keluarga terpapar oleh peristiwa politik yang melibatkan agama. Rasa marah itu bertahan selama kurang lebih setahun dan menuntun saya membuat film ini. Proses pembuatan film ini juga menuntun saya menemukan narasi kecil dari peristiwa besar yang terjadi di Indonesia dalam skala yang lebih besar.

Tonton Along The One Way (Sepanjang Jalan Satu Arah) arahan Bani Nasution (Indonesia) sekarang!

Boleh diceritakan sedikit tentang tim yang terlibat dalam film ini?

Bani: Tim yang terlibat pada pembuatan film Sepanjang Jalan Satu Arah adalah teman-teman yang terbiasa main ke rumah saya di Solo dan kenal dekat dengan keluarga saya. Pada pengambilan gambar dilakukan oleh Zen Al Ansory, Jeihan Angga dan Yogi Fuad. Pengolahan suara dan musik oleh Yogi Fuad. Terjemahan oleh Lintang Aulia dan satu kawan dari Malaysia, Bebbra Mailin. Colourist oleh Baskoro Prasetyo. Asisten Produksi oleh Yoga Alifa dan poster oleh Fauzan Abusalam.

“Film ini secara keseluruhan saya edit, produseri dan sutradarai sendiri.”

Apa tantangan utama dan terbesar dalam produksi ‘Along The One Way’ dan bagaimana cara untuk mengatasinya?

Along The One Way-ss6 krk

Bani: Tantangan utamanya adalah menentukan perspektif dan gaya film ini agar tidak terjebak pada hal-hal yang sensitif. Karena materi utama film ini adalah hal yang dalam masyarakat Indonesia sensitif untuk didiskusikan lebih luas, maka pada proses pembuatan film ini saya butuh satu tahun untuk menemukan formula yang tepat. Cara mengatasinya adalah dengan kerja riset yang mendalam tentang bagaimana formula film ini sesuai dengan visi filmnya. Mungkin ini terlihat agak rumit, tetapi saya mengumpulkan artefak mulai dari pemilu, narasi pergerakan Islam dan warga.

“Semua elemen itu saya ikuti dengan aktif selama satu tahun ketika film ini dibuat.”

Bani Nasution merupakan satu dari sepuluh finalis Viddsee Juree Awards Indonesia 2019. Lihat finalis lainnya disini!

Mau lebih banyak cerita-cerita keren?