Kenalan sama Jonathan Wijaya, Finalis Juree ID 2019 Lewat ‘Independent48’!

 

Jonathan Wijaya harus mengubah cara pandangnya mengenai subjek untuk bisa menyelesaikan filmnya

JOnathan Wijaya

Jonathan Wijaya adalah seorang pembuat film yang saat ini sedang menempuh pendidikan di Universitas Multimedia Nusantara. Pemuda kelahiran Jakarta ini tertarik untuk terjun ke dunia film setelah serius mempelajari ilmu videografi sejak SMA

Apa yang membuatmu memutuskan untuk menjadi sutradara?

Jonathan: Saya ingin menyampaikan keresahan mengenai sebuah topik atau cerita. Saya ingin menyampaikan pernyataan kepada penonton dan ingin mereka mendapat perspektif yang baru melalui karya saya.

“Saya ingin menyampaikan statement dan sudut pandang baru lewat film.”

Apa inspirasi di balik film ‘Independent48’?

Jonathan: “Saya melihat banyak sekali yang sangat antusias terhadap kebudayaan Jepang di Indonesia, salah satunya adalah idol JPop. Jiwa keingintahuan saya terusik untuk menelurusi mengenai topik ini lebih dalam lagi.

Tonton Independent48 arahan Jonathan Wijaya (Indonesia) sekarang!

Boleh diceritakan sedikit tentang tim yang terlibat dalam film ini?

Proses dibalik produksi film Independent48 (sumber: Jonathan Wijaya)
Proses dibalik produksi film Independent48 (sumber: Jonathan Wijaya)

Jonathan: Tim ini terbentuk karena saya dan rekan kerja sedang dalam proses mengerjakan tugas akhir kuliah. Setelah memilih topik ini, saya bersama rekan kerja saya yang terdiri dari Juan Cokropanus sebagai produser, Nicholas Nathaniel sebagai cinematographer, dan Fabian Sutrisna sebagai editor menyelaraskan ide, visi, dan sudut pandang sama terhadap cerita yang ingin dibangun sehingga dapat divisualkan melalui film ini. Dalam pembuatan film ini kami
juga dibantu oleh Mas Yosef Anggi Noen dalam pengembangan ide maupun cerita.

“Jiwa keingintahuan saya terusik untuk menelurusi mengenai topik ini lebih dalam lagi.”

Apa tantangan utama dan terbesar dalam produksi ‘Independent48’ dan bagaimana cara untuk mengatasinya?

Independent48-ss4 krk

Jonathan: Tantangan terbesar dalam proses produksi saat melakukan riset dan melakukan pedekatan terhadap narasumber. Saat melakukan pendekatan saya dan tim terdapat beberapa kendala dalam menyatukan sudut pandang. Namun hal tersebut dapat ditangani ketika kami
menelusuri hidup subjek kami lebih dalam, kami akhirnya menyadari kesalahan kami dan mengubah sudut pandang kami mengenai subjek kami.

“Ketika kami berhasil mengubah sudut pandang kami terhadap subjek kami, proses produksi ini menjadi lebih mudah.”

Jonathan Wijaya merupakan satu dari sepuluh finalis Viddsee Juree Awards Indonesia 2019. Lihat finalis lainnya disini!

Mau lebih banyak cerita-cerita keren?